Konservasi

Raja Ampat memiliki keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia, tidak hanya itu, daratannya pun merupakan suaka bagi banyak hewan dan manusia. Sayangnya, surga pun tidak terlepas dari ancaman. Perubahan iklim, pemutihan karang, pariwisata massal dan meningkatnya polusi lautan mengancam ekosistem yang rentan ini. Percaya atau tidak, apa yang terjadi di Raja Ampat memiliki dampak langsung pada semua lautan di bumi ini.

Dengan membuat generasi muda Raja Ampat sadar terhadap isu lingkungan dan memberikan edukasi yang sesuai, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran lingkungan dan bersama mereka melakukan upaya konservasi. Selain itu, masyarakat memiliki hak dan kesempatan untuk melindungi alam dan budaya mereka yang unik.

Kelas Lingkungan Hidup

Setiap hari Jumat malam, anak - anak memiliki kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang lingkungan hidup.

 

Di kelas ini, anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keberagaman ekosistem di Raja Ampat. Kami percaya bahwa dengan memahami alam dan menjadi bagian darinya merupakan langkah awal yang menjadi kunci dalam melindungi alam secara berkelanjutan.

 

Pengetahuan yang anak - anak dapatkan langsung diterapkan dan diperdalam melalui pengalaman langsung di lapangan.

Pembelajaran Praktik

Tidak hanya melalui teori, anak-anak pun diajak secara langsung untuk mengenal dan menjaga lingkungan dengan cara yang menyenangkan.

 

Pembelajaran praktik memiliki dampak penting dalam perlindungan lingkungan. Anak - anak dapat membuktikan secara langsung di lapangan apa yang telah mereka pelajari di kelas lingkungan hidup. Karenanya, anak - anak bisa melihat dan merasakan sendiri pengaruh isu - isu lingkungan terhadap alam, sehingga mereka lebih termotivasi untuk menjaganya.

 

Ocean Warrior

Program "Ocean Warrior" merupakan program pendidikan lingkungan hidup yang berfokus pada isu sampah.

Dalam program ini, anak-anak diberikan pemahaman mengapa sampah plastik merupakan isu yang sangat penting  dan apa yang dapat mereka lakukan untuk dapat menjadi bagian dari solusinya.

CoTS

Bintang laut berduri (dalam bahasa Inggris: Crown of Thorn Starfish) merupakan salah satu hewan dalam ekosistem terumbu karang yang secara normal memakan karang. Namun, ketidakseimbangan ekosistem membuat adanya peledakan ekosistem CoTS sehingga menjadi masalah dan hama bagi terumbu karang.

 

Bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi yang tergabung dalam Tim Aksi CoTS Raja Ampat, kami ikut serta dalam pengangkatan CoTS di beberapa terumbu karang yang sudah terkena dampak negatifnya.

 

CoTS yang sudah diangkat dari terumbu karang, dapat digunakan sebagai kompos di kebun permakultur Sawinggrai.

Kebun Permakultur

Bersama dengan mitra dari Eropa dan Indonesia, program kebun permakultur dimulai pada awal tahun 2020 . Tujuan dari  program berkebun ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan di kampung dan juga menjadi salah satu sumber mata pencaharian yang berkelanjutan bagi masyarakat.  

 

Hasil panen akan dijual ke homestay dan resort terdekat. Harapannya, kebun ini dapat beroperasi secara mandiri pada tahun 2021 dan dapat mempekerjakan lebih banyak orang.

 

Hingga saat ini, masyarakat masih harus membeli sayur dan buah di Kota Waisai yang hanya dapat ditempuh melalui dua jam perjalanan laut. Keberadaan kebun ini dapat mengubah kehidupan masyarakat kampung. 

 

Tentunya bermanfaat bagi manusia dan juga alam.

Manajeman Sampah

Program limbah dikerjakan di masing-masing desa bersama dengan penduduk setempat. Dengan bantuan siswa kami, sampah dikumpulkan dan disortir.